KEBERADAAN JIWA MANUSIA SETELAH KEMATIAN

Viktorinus Raja Odja

Sari


Human life in this world is not immortal. All men will die. The heavenly
welfare became the life purpose of the Christians. Death became the entrance
to the eternal life in the kingdom of heaven. The view of death and faith in
life after death gave hope that all believers have a place in the kingdom of
heaven. After death, the souls of all the faithful will be directly judged at the
end of time, all mankind will be judged in front of God. At this point, the soul
of the believer will be determined whether to go to the heaven or the hell. Sin
and error make the human being must purify them first in purgatory. The
eternal life and heavenly bliss with God and all His saints are the hope and
the ultimate goal of the entire pilgrimage of human life.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Hahn, Scott. Signs of Life: Tanda-Tanda Kehidupan, terj. Ernest Mariyanto.

Malang: Dioma, 2011.

Hentz, Otto. Pengharapan Kristen. Yogyakarta: Kanisius, 2005.

Hunt, Gladys. Pandangan Kristen tentang Kematian. Jakarta: BPK Gunung

Mulia, 2000.

Keeler, Helen dan Susan Grimbly. Memahami Segalanya tentang Katolik

(The Everything Catholicism Book), Alih Bahasa oleh Bonifatius

Sindyarta. Batam: Karisma Publishing Group, 2004.

Kirchberger, George. Allah Menggugat: Sebuah Dogmatik Kristiani.

Maumere: Ledalero, 2007.

Konferensi Waligereja Indonesia. Iman Katolik (Buku Informasi dan

Referensi). Yogyakarta: Kanisius, 1996.

Kompendium (ikhtisar) Katekismus Gereja Katolik, terj. Dr. Paskalis Edwin

Nyoman Paska. Malang: Dioma, 2011.

de Ligouri, Alfonsus Maria. Kematan itu Indah, Jakarta: Obor, 2004.

Muckerman, Norman J. Menyingkap Keajaiban Rahasia di Balik Kehidupan

Kematian Akhirat. Jakarta: Fidei, 2005.

Ott, Ludwig. Fundamental of Catholic Dogma. Illinois: Tan Books and

Publisher, 1974.

Phan, Peter C. 101 Tanya Jawab Tentang Kematian dan Kehidupan Kekal.

Yogyakarta: Kanisius, 2005.

Purnomo, Aloysius Budi. Yang Berasal dari Allah akan Kembali kepada

Allah. Yogyakarta: Kanisius, 2001.

Raymond A. Moody JR. M. D., Hidup Sesudah Kematian, Jakarta:

Gramedia,1991, hlm. 118.

Schouppe, F.X. Apa Benar Api Penyucian Ada? Keaksian Otentik Pujangga

Gereja dan Para Kudus. Yogyakarta: Tabora Media, 2007.

Suyanto, Ig. Joko. Berziarah Bersama Allah Menuju Allah. Yogyakarta:

Kanisius, 2006.

Wiryadinata, Lukas. Mengapa Kematian Terjadi...?: Sebuah Renungan atas

Kematian. Yogyakarta: Pustaka Nusatama, 2004.

Divine Judgment, http://oce.catholic.com/index.php?title=Divine_

Judgment., diakses pada tgl. 5 Maret 2013.

Katolisitas, http://katolisitas.org/1471/pengadilan-khusus-dan-pengadilanumum,

diakses pada tgl. 22 Feberuari 2013.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats
  isjd  sinta  IPI  Google Scholar 

Creative Commons License


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangka Raya

Jl. Tjilik Riwut KM 1 No. 5 Komplek Gereja Katedral St. Maria Palangka Raya 73112

Telp. 0536 3227658