BIMBINGAN ROHANI JALAN AMAN MENCAPAI PUNCAK HIDUP ROHANI

Silvester Adinuhgra

Sari


Manusia merupakan makhluk rohani. Menyebut manusia sebagai
makhluk rohani berarti manusia yang sanggup berhubungan dengan
Allah, Sang Sumber hidupnya. Dengan kodrat kerohaniannya ini, manusia
mampu mengenal Allah yang adalah Roh. Melalui kodrat rohani ini pula,
manusia mampu menjalin relasi yang erat dengan Allah sendiri. Dalam
upaya menjalin relasi yang akrab tersebut, seseorang tidak luput dari
berbagai hambatan. Salah dalam mengambil keputusan atau tindakan
dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut dapat berakibat buruk
bagi kehidupan rohani seseorang. Karena itu, langkah yang tepat dalam
mengatasi segala hambatan dalam perjalanan rohani adalah tekun
melakukan bimbingan rohani. Dengan bimbingan rohani, mereka yang
ingin berkembang dalam hidup rohani akan tetap berjalan pada koridor
yang benar dan puncak hidup rohani pun tercapai. Bimbingan rohani
merupakan jalan aman mencapai puncak hidup rohani.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


A., Barry William & William, J. Connoly. The Practice of Spiritual Direction.

New York: The Seabury Press, 1983.

Darminta, J. Praksis Bimbingan Rohani. Yogyakarta: Kanisius, 2006.

_____. Latihan Rohani St. Ignasius Loyola. Yogyakarta: Kanisius, 1993.

Eugene, Marie P. Aku Ingin Melihat Allah: Sintese Praktis Spiritualitas

Karmel, terj. Angelica Maria. Cianjur: Pertapaan Santi Bhuna, 2001.

Heuken, Adolf. Spiritualitas Kristiani: Pemekaran Hidup Rohani Selama

Dua Puluh Abad. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka, 2002.

Indrakusuma, Yohanes. Cita-cita Rohani St Yohanes dari Salib. Cianjur:

Pertapaan Santi Bhuana, 2006.

Johnston, William. Mistik Kristiani, Sang Rusa Terluka. Yogyakarta:

Kanisius, 1987.

Kavanaugh, K dan O. Rodrigues (transl/eds.). The Colleted Works of St.

Theresia of Avila (Volume I: the Book of her life). Washington DC:

Institut of Carmelites Publications, 1976.

Loyola, Ignasius. Latihan Rohani, terj. J. Darminta. Yogyakarta: Kanisius,

Salib , Yohanes dari. Malam Gelap, terj. Cyprianus Verbeek. Malang:

Karmelindo, 2011.

_____. Mendaki Gunung Karmel, terj. Angelica Maria. Jawa Barat- Cianjur:

Pertapaan Santi Bhuna, 2011.

_____. Nyala Cinta, terj. Cyprianus Verbeek. Malang: Karmelindo, 2011.

Slattery, Peter. Sumber-sumber Karmel. Malang: Dioma, 1993.

Soenarja, A. Bimbingan Hidup dari Hari Ke hari. Ende: Nusa Indah -

Yogyakarta: Kanisius,1984.

Stinissen, Wilfrid. The Gift of Spiritual Direction. The United States Of

Amerika, 1999.

Teresa, Merry. Teologi Spiritual Sistematik, Penziarahan Rohani Mengikuti

Kristus. Malang: Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana, 2004.

Tanquerey, Adolphe. The Spritual Life, A Treatise on Ascetical and Mystical

Theology. Rocford Illonois: Tan Book and Publisher, 2000.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Komentar di artikel ini

Lihat semua komentar


View My Stats
  isjd  sinta  IPI  Google Scholar 

Creative Commons License


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangka Raya

Jl. Tjilik Riwut KM 1 No. 5 Komplek Gereja Katedral St. Maria Palangka Raya 73112

Telp. 0536 3227658